ANALISIS RISIKO USAHA PADA UMKM OMAH DJAJAN DALAM MENJALANKAN BISNIS KULINER SEBLAK PRASMANAN
ANALISIS RISIKO USAHA PADA UMKM OMAH DJAJAN DALAM MENJALANKAN BISNIS KULINER SEBLAK PRASMANAN
Pengertian-Pengertian Penting
-
Risiko Usaha
Menurut ISO 31000, risiko adalah efek dari ketidakpastian terhadap pencapaian tujuan. Dalam bisnis, risiko usaha adalah kemungkinan terjadinya peristiwa yang menimbulkan kerugian atau kegagalan operasional. Risiko bisa bersumber dari internal (kesalahan SDM, sistem, perencanaan) atau eksternal (regulasi, pasar, ekonomi). -
Manajemen Risiko
Proses sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko yang memengaruhi aktivitas usaha. Tujuannya meminimalkan dampak negatif risiko dan memanfaatkan peluang. Tahapannya:-
Identifikasi risiko
-
Analisis risiko
-
Evaluasi risiko
-
Penanganan risiko
-
Pemantauan & review
-
-
Risiko pada UMKM
UMKM rentan terhadap risiko karena keterbatasan modal, SDM, teknologi, dan akses informasi. Risiko umum meliputi pendapatan tidak stabil, pasokan terganggu, persaingan ketat, serta perencanaan keuangan lemah.
Jenis Risiko yang Dihadapi:
-
Operasional: Gangguan produksi, stok bahan baku, absensi karyawan.
-
Pemasaran: Persaingan, permintaan fluktuatif, promosi digital lemah.
-
Keuangan: Arus kas tidak stabil, keterbatasan modal, pencatatan belum terstruktur.
-
Eksternal: Perubahan regulasi, tren makanan, pengaruh cuaca.
Evaluasi Risiko:
-
Risiko operasional & pemasaran → kemungkinan & dampak tinggi
-
Risiko keuangan → kemungkinan sedang, dampak tinggi
-
Risiko eksternal → kemungkinan rendah, tapi perlu diantisipasi
Buat SOP produksi & pelayanan
Catat keuangan secara rapi
Pelatihan rutin karyawan
Promosi digital lebih aktif & kreatif
Diversifikasi produk & siapkan antisipasi risiko eksternal
Comments
Post a Comment